Setelah sekian lama vakum dari produksi film pendek karena berbagai kesibukan, kami akhirnya bikin film lagi. Yeay.. alhamdulillah 😊
Bukan film yang bagus, melainkan hanya sekedar film amatir menggunakan kamera Hp dengan bujet 0 rupiah 😋. Namun begitu, bagi kami film ini berharga. Kendati kualitasnya sangat pas-pasan, ini penting untuk mendongkrak semangat untuk kembali berkarya, mengejar passion di bidang filmmaking. Entah akan tercapai atau tidak profesi impian itu. Tapi paling tidak, berekspresi dan mensyukuri bakat & minat karunia Tuhan. Bukankah berekspresi dan bersyukur itu tak harus menghasilkan karya yang 'wah' secara kualitas, serta tak harus pula sukses di industri? Kami rasa, 'cukup' dengan berkarya saja, secara rutin dan meningkatkan kualitas secara terus menerus, sudah merupakan upaya untuk bersyukur dan berekspresi. Membahagiakan diri sendiri, orang lain (walau tak banyak jumlahnya), sekaligus meniti jalan mencapai cita-cita.
So.. selamat menikmati, dan mohon maaf sebelumnya atas kualitas yang pas-pasan. Kami akan mengembangkan skill secara konsisten dan terus menerus.
Pada tanggal 21-26 Juni 2013 lalu, saya mengikuti Workshop Peningkatan Kualitas Produksi Film (PKPF) yang diselenggarakan Kemendikbud, di kawasan Puncak, Bogor.
Banyak hal teknis perfilman yang kami dapatkan disini.
Pada akhir pelatihan, kami ditugaskan membuat sebuah film pendek.
Film ini adalah karya kami dari Kelompok 1. Banyak kelemahan karena kami masih amatir, sebab itu saran & kritik konstruktif kami terima.. :-)
Untuk color grading, sudah kami usahakan optimal tetapi tetap susah menyamakan warrna antara kamera DSLR & Sony EX3 :-(
Terima kasih telah menonton.. dan maaf atas ketidaksempurnaan karya ini 🙏🙏🙏
Hai filmmaker mania, apa kabar..?
semoga kabar baik selalu pada anda semua.
Kali ini saya ingin berbagi sebuah berita gembira: Film pendek saya berjudul 'Harga Mati', memenangkan penghargaan sebagai juara 2 AIMFEST (Annida Indie Movie Festival) 2011.
Alhamdulillah.. 😊
Yah, sebenarnya film ini masih jauh dari berkualitas.
Kenapa bisa menang, mungkin disebabkan tema utamanya yang paling sesuai dengan ketentuan juri, dibanding peserta lain. Jadi boleh dibilang, saya menang bukan karena kualitas teknis & artistik. 😜
Saya bersyukur sekali.
Apapun itu, saya jadikan pendorong semangat untuk berkarya lebih baik lagi di masa mendatang.
Berikut ini filmnya..
Betul kan.. jauh dari kata berkualitas.. 😜
Berikut ini artikel yang saya copas dari www.annida-online.com.
Sobat Nida pasti masih ingat donk dengan lomba pembuatan film pendek yang diadakan Annida-Online? Yep, Annida Indie Movie Festival atau disingkat AIMFest. Setelah terundur beberapa kali karena satu dan lain hal, akhirnya Nida menemukan pemenangnya, nih. Penasaran siapa?
Benar-benar komplit! Bukan hanya berbagi ilmu tentang bagaimana karyamu sukses tembus media, halal bihalal Annida-Online kali ini juga menjadi ajang untuk mengumumkan siapa pemenang lomba AIMFest.
Di antara enam peserta yang berpartisipasi dalam AIMFest, terpilihlah dua film terbaik di antara yang baik pilihan juri. Yakni film Status sebagai juara pertama, dan film Harga Mati sebagai juara ke-dua.
Film Status berkisah tentang kehidupan guru honorer di Indonesia, yang akhirnya memutuskan untuk mundur dari profesi yang dicintainya karena dituding telah melakukan korupsi.
"Terima kasih kepada Annida yang telah memberikan kesempatan pada kami, kreator dari daerah untuk berkompetisi di tingkat nasional. Terima kasih juga telah mempercayakan film Status sebagai juara pertama dalam festival 2011 ini," ujar Bambang, perwakilan dari TanaHijau cummunity sekaligus sutradara film Status.
Juara pertama AIMFest mendapatkan hadiah berupa sertifikat, bingkisan, dan uang tunai senilai 3 juta rupiah. Sedangkan juara ke-dua mendapatkan hadiah berupa sertifikat, bingkisan, dan uang tunai senilai 2.5 juta rupiah.
Nah, buat Sobat Nida yang belum berpartispasi di AIMFest, jangan berkecil hati. Masih banyak festival indie movie yang diadakan di sekelilingmu. Yuk kita lebarkan sayap kebaikan melalui film pendek! [nurjanah]
Demikian filmmaker mania, semoga bisa memberi inspirasi buat anda semua..